Minggu, 15 Juli 2012

Ruang

Butuh ruang
Dapat bersandar
Menghela nafas
Menghirup udara
Meluangkan pikiran
Mengosongkan mata
Meregangkan kaki

Tidak membuat kaku
Tidak membuat suram
Tidak membuat penat
Tidak membuat gusar

Walau hanya seperti
Walau tidak sebenarnya
Walau sekedar replika

Membuat kosong
Seperti tidak terisi
Layaknya lapangan luas tanpa subjek

Bisa berlari
Bisa terbaring
Tidak kaku

Bebas melihat sudut penat
Bebas melihat orang lain berteriak
Bebas melihat di sisi jalan sedang bercengkrama
Bebas
Bebas untuk pikiran yang terlalu sempit
Bebas untuk pikiran yang terlalu cepat jalan kedepan
Bebas untuk pikiran yang terlalu luas dalam tempat yang seadanya

Kamu berhak menutup mata
Kamu berhak hanya bernafas tanpa melihat
Kamu berhak berjoget tanpa menapak
Kamu berhak terbang tanpa sayap yang memberatkan

Ahhh terserah kamu
Kamu berhak atas dirimu dan duniamu


Duniamu?
Bukan duniamu, tapi dunia mereka
Dunia dia
Dunia kita
Dunia kami

Kamu?
Hanya punya sedikit tempat
Yak sebuah ruang kecil tanpa nafas segar
Sebuah sudut kaku tanpa bisa orang lain memasukinya

Ruang tanpa titik
Ruang tanpa koma
Ruang yang hanya berisi tanda tanya
Sangat penuh
Sampai sesak

Dimana ruang jawab?
Di otakmu ?
Hatimu?
Intuisimu, lebih tepat